Thursday, 20 February 2014
Ternyata Inilah Alasan Suami-Istri Enggan Bercinta
Masih seputar dunia kesehatan. Kali ini kita akan membahas tentang hubungan suami istri. Meski sudah memiliki anak, seks harus tetap rutin dilakukan oleh pasutri karena ini tak hanya memperkuat ikatan pernikahan tapi juga meredakan stres karena pekerjaan dan urusan rumah tangga, terutama bagi si ibu. Namun ada tujuh hal yang membuat mereka jadi ogah-ogahan bercinta.
Apa saja ya?! yuk kita simak bersama-sama...
Thursday, 16 January 2014
Bercinta Setelah Bertengkar?! Mengapa Tidak!? Begini Jurusnya
Hi semua ...
Bagi pasangan suami - istri, pasti pernah mengalami pertengkaran. Kalo kata orang sih 'bertengkar adalah bumbu dari rumah tangga', namun, tentu saja bumbunya jangan terlalu kepedesan n makannya kebanyakan. Berabe ntar.
Setelah bertengkar, pasti muncul masa-masa penuh emosi, tidak saling bertegur sapa atau bahkan si suami tidak diberi jatah. Gawat itu!
Berikut adalah tips bercinta setelah bertengkar. Mari kita simak bersama-sama.
Make Up Sex! Jurus Terjitu Bercinta Seusai Bertengkar
Setiap pasangan suami-istri pasti ada saatnya bertengkar atau salah paham, hal tersebut bisa
dikatakan sebagai bumbu dari setiap kehidupan rumah tangga. Meski pertengkaran
sudah mereda, biasanya pasangan suami-istri merasa canggung jika ingin melakukan rutinitas bercinta.
Tenang saja, bercinta bisa kembali
menyenangkan meskipun sebelumnya Anda sempat bertengkar hebat dengan pasangan.
Menurut psikolog Seth Meyers, PsyD, “karena pasangan ingin pindah dari emosi negatif
pertengkaran ke ujung spektrum yang berlawanan". Pada dasarnya, Anda dan dia ingin merasa hangat dengan bercinta. Berikut cara-cara seks seusai bertengkar agar semakin memanas :
Beristirahat Sejenak
Setelah mengalami perdebatan dengan si dia, cobalah merencanakan perjalanan Anda ke
suatu tempat sendirian. Dijamin ketika Anda kembali bertemu pasangan, akan menjadi ajang melepas rindu paling mengesankan yang nantinya akan membuat seks lebih panas ketika kalian bertemu kembali.
Berinisiatif Menggodanya
Berhubungan seks setelah bertengkar bisa membuat Anda dan dia merasa canggung. Nah, inilah saatnya pria harus mengambil tindakan.
Ketika Anda sudah kembali tidur seranjang, mulai goda istri Anda dengan membelai, meraba, atau mencium beberapa bagian tubuhnya dengan lembut.
Bergurau di Atas Kasur
Untuk membuat make up sex lebih mencair, tak ada salahnya Anda mengajaknya bergulat dan menciptakan humor di tempat tidur.
Caranya, dengan 'menyerang', men-tackle dirinya ke tempat tidur, saling memukuldengan bantal, menindih tubuhnya, atau menarik kepala pasangan dengan lembut kemudian menciumnya secara perlahan. Pasti
dia akan ‘kalah’ di tangan Anda.
Sumber: mindtalk.com/post/detail/52d1a670f7b73074d70022fa/make-up-sex-jurus-terjitu-bercinta-seusai-bertengkar
5 Cara Hebat Menambah Keperkasaan Pria
Nah, berikut ini adalah 5 cara agar pria kuat di ranjang.
Bercinta dapat Merangsang Otak jadi Lebih Pintar
Tuesday, 14 January 2014
Seputar Keharmonisan Keluarga: ED Momok Keharmonisan Keluarga
Kriteria Disebut Ejakulasi DiniSumber: http://www.foredi.co/ejakulasi-dini-pengertian-penyebab-dan-pencegahannya/Untuk menyebut seseorang mengalami ejakulasi dini atau tidak, sampai sekarang di antara para ahli memang masih simpang siur. Artinya tidak ada ukuran yang pasti. Apakah seseorang yang mengalami ejakulasi dalam kurun waktu tertentu itu disebut ejakulasi atau tidak semuanya bersifat relatif.
Namun demikian, para ahli tidak jarang juga membuat ukuran-ukuran tertentu tentang ejakulasi dini agar bisa dipahami lebih mudah. Misalnya ejakulasi dini diukur dari waktu , jadi bila ejakulasi terjadi kurang dalam waktu 2 menit maka itu sudah bisa disebut ejakulasi dini.
Ada pula dengan ukuran kemampuan pria dalam menahan ejakulasi dapat melakukan hubungan intim. Ukurannya ditentukan dari seberapa besar efek gesekan atau goyangan yang bisa ditahan oleh mr P agar tidak terjadi ejakulasi. Bila sebelum 10-20 goyangan sudah ejakulasi maka keadaan itu sudah bisa disebut dengan ejakulasi.
Apa itu Ejakulasi Dini??? Bagaiman Mengobatinya???
Sebagai manusia, kita pasti menginginkan kebahagiaan. Apalagi jika sudah berumah tangga, kebahagiaan dan keharmonisan merupakan dambaan. Hubungan suami istri yang sehat merupakan salah satu indikator kebahagiaan. Bagi suami, ada satu hal yang menakutkan yaitu ejakulasi dini. Apa itu Ejakulasi Dini??? Bagaiman Mengobatinya??? mari kita simak artikel berikut ini...
Ejakulasi dini atau dikenal juga dengan istilah ED merupakan disfungsi seksual yang banyak dialami kaum pria, di samping disfungsiereksi. Tetapi pada awalnya banyak pria yang mengalami ejakulasi dini tidak menyadari bahwa itu termasuk gangguan fungsi seksual. Mereka hanya merasa dan mengeluh pada dirinya sendiri, mengapa ejakulasinya terlampau cepat terjadi. Ejakulasi dini ditentukan oleh mampu tidaknya pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya.
Penyebab
- Ejakulasi dini dapat disebabkan oleh adanya suatu gangguan yang bersifat psikofisiologik. Ada beberapa masalah yang melatar belakangi terjadinya ejakulasi dini, yaitu hubungan suami istri yang tidak harmonis, perasaan tidak senang terhadap pasangannya, dan rasa takut terhadap wanita.
- Kecemasan juga berperan penting dalam proses ejakulasi dini karena masalah tersebut seringkali merupakan bagian dari situasi dan hampir semua penderita dapat mengendalikan ejakulasi selama masturbasi. Hubungan seksual terlarang dan takut diketahui orang lain mendorong timbulnya kecemasan. Adanya ketidakpuasan pasangan seksual juga akan menambah kecemasan yang ujungnya akan memperparah ejakulasi dini.
- Kebiasaan mencapai orgasme dan ejakulasi secara tergesa-gesa sebelumnya. Misalnya suka masturbasi atau onani dengan tergesa-gesa.
- Kurang berfungsinya serotonin, suatu bahan neurotransmiter yang berfungsi menghambat ejakulasi.
DampakTernyata ejakulasi dini berbeda-beda. Ejakulasi dini dapat dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu: Ejakulasi dini ringan, Ejakulasi dini sedang, dan Ejakulasi dini berat.[1] [2]
- Gangguan kontrol syaraf yang mengatur peristiwa ejakulasi (hipersensitivitas refleks ejakulasi). Pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalami ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan ejakulasi dini pada akhirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.
- Ringan – Ejakulasi terjadi setelah beberapa kali gesekan singkat.
- Sedang – Ejakulasi terjadi setelah organ intim pria masuk ke organ intim wanita.
Apapun jenis berat-ringannya, yang pasti ejakulasi dini mengakibatkan hubungan seksual berlangsung tidak harmonis. Pada ejakulasi dini, ketidakharmonisan bahkan disebabkan karena ketidakpuasan pada kedua belah pihak.Pria yang mengalami ejakulasi dini merasa tidak puas karena hubungan seksual berlangsung sangat singkat di luar kehendaknya. Walaupun dapat mencapai orgasme, pria yang mengalami ejakulasi dini juga merasa sangat kecewa karena tidak mampu memberikan kepuasan seksual kepada pasangannya.
- Berat – Ejakulasi terjadi begitu organ intim pria menyentuh organ intim wanita bagian luar.
Cara mengatasi
- Mencoba untuk lebih sadar dengan tubuh sendiri dan bagaimana meresponsnya selama berhubungan seks.
- Cobalah ambil napas dalam-dalam, hal ini bisa membantu mengganggu respons atau mengurangi stres yang dialami sehingga bisa lebih santai atau rileks.
- Saat berhubungan seks aktifkan seluruh tubuh dan jangan hanya terfokus pada organ genital saja, gunakan belaian dan sentuhan manis untuk memperpanjang rangsangan.
- Lakukan foreplay yang cukup dan tidak terburu-buru melakukan penetrasi. Selain bisa menyenangkan pasangan, hal ini juga bisa membuat laki-laki bertahan lebih lama di tempat tidur.
